Saturday, February 4, 2017

Hina Cicit Syeikh Al-Bantany, Berjaga2 Ahok

Keluarga Besar Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten mengecam dan menuntut terdakwa kes penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta maaf kepada Ketua Majlis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin.

“Setelah mengamati dan mencermati perkembangan yang saat ini bahwa Ahok pada persidangan ke-8 kemarin, yang kami nilai tidak sepatutnyamenghina kehormatan ulama dan sekaligus Guru Besar kami KH Ma’ruf Amin,” demikian sidang media Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten Tubagus Soleh yang diterima wartawan, Rabu (1/2).


Ketua MUI KH. Ma’ruf Amin merupakan salah satu cicit dari Syekh Nawawi Al-Bantany

KH Ma’ruf Amin, ujar dia, selain sebagai Ketua MUI juga sebagai Guru Besar Babad Kesultanan Banten sekaligus Ulama Keturunan Sultan Banten dan Rois Am PBNU. “Kami sangat tersinggung dengan herdikan Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin.”

Pernyataan ini, katanya, jangan sampai disangkut pautkan dengan proses persidangan kes penistaan agama dengan terdakwa Ahok. “Kami menghormati proses undang2 yang sedang berlangsung, kami tidak akan ikut campur dalam proses tersebut.”

Meskipun sudah ada bantahan dari pasukan peguambela mahupun tim pemenangan Ahok-Djarot, dia menegaskan, tetap melayangkan protes keras.

“Kerana itu, Babad Kesultanan Banten menyerukan kepada seluruh Dzuriyyat, Sahabat, Kerabat dan Simpatisan Babad Banten untuk bersatu menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.” (kl/akt) sumber

No comments: