Wednesday, September 6, 2017

Taliban Kutuk Keras Tindakan Tentera BURMA

Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menyatakan turut berasa terluka dan sakit sebagaimana yang dialami warga Rohingya. Taliban mengutuk keras pembantaian dan pengusiran yang dilakukan militer Myanmar.

“Imarah Islam Afghanistan turut merasakan luka dan sakit Muslim Rohingya,” kata Taliban dalam pernyataan pada SIsnin (04/09).

Gerakan yang beberapa bulan terakhir meraih banyak kemenangan itu pun mengutuk keras ketidakadilan dan agresi terhadap Muslim Rohingya. Hal itu merupakan kejahatan keji yang tidak dapat dilupakan dan dimaafkan.

Seluruh umat Islam di berbagai belahan dunia didesak segera memberi pertolongan terhadap etnik minoriti di Myanmar itu. Tidak perlu menunggu keputusan pihak-pihak yang mengaku mendukung HAM. sumber

No comments: