Saturday, March 31, 2018

ANGOLA Larang Agama Islam



Angola, sebuah negara di Afrika menjadi negara pertama yang secara rasmi melaksanakan pelarangan terhadap agama Islam.

Masjid menjadi bangunan yang terlarang, kitab suci al-Quran menjadi sekadar “buku” yang dilarang keberadaannya, solat, puasa ramadhan, dan semua yang berbau Islam menjadi terlarang keras.

President Angola Jose Eduardo dos mendukung penuh pelarangan ini tanpa mempertimbangkan asas kebebasan memeluk agama bagi rakyatnya.

”Inilah akhir pengaruh Islam di negara kami,” ujarnya seperti disiarkan dari Morroco News.

Presiden menetapkan pelarangan Islam melalui Menteri budaya, Rosa Cruz e Silva yang akan mengumumkan secara langsung. Menurut Silva, agama Islam memang belum mendapatkan izin dari pemerintahannya. ”Proses legalisasi Islam tidak disetujui oleh Kementerian kehakiman dan HAM. Masjid mereka akan segera ditutup,” katanya.

Silva mengatakan pelarangan Islam bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya Islam tidak sejalan dengan adat istiadat dan budaya masyarakat Angola, tanpa merinci budaya apa yang dimaksud.
Proses pelarangan eksistensi Islam di Angola diyakini bukan tanpa sebab dan tanpa proses panjang.

Mungkin ada banyak sebab, dan mungkin pula salah satunya adalah “serbuan investor dan pekerja negara Negara Komunis RRC” ke Angola yang sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Hal ini menjadi perbincangan di dunia internasional. [kk/kf]

No comments: