Friday, May 2, 2008

100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia, 11 Muslim


Majalah Time kembali menampilkan 100 tokoh paling berpengaruh di dunia tahun 2008. Di antara 100 tokoh tersebut, terdapat 11 tokoh Muslim, dari ahli politik, cendekiawan, sampailah artis.

Bekas Timbalan Perdana Menteri Malaysia yang sekarang menjadi pelopor kelompok pembangkang di Malaysia, Anwar Ibrahim menjadi tokoh Muslim yang paling berpengaruh di dunia. Dari 100 orang tokoh, beliau berada di kedudukan ke-9. Diikuti kemudian oleh pimpinan pejuang Syiah Irak, Muqtada al-Sadr pada posisi ke-13.

Kemasukan al-Sadr dalam 100 tokoh paling berpengaruh dunia versi majalah Time, bekas komandan pasukan AS di Iraq, Leftenan Jenderal Sanchez mengatakan, Sadr berhasil menarik simpati masyarakat miskin Syiah di mana dia berhasil memengan kendali kestabilan di selatan Iraq.

Setiap tahun, majalah Time memilih 100 tokoh dunia yang dianggap paling popular kerana telah mengubah dunia, menjadi lebih baik ataupun lebih buruk. Tahun 2008, adalah tahun kelima pemilihan 100 tokoh paling berpengaruh versi majalah Time. Dan tokoh yang menduduki tempat pertama ialah Dalai Lama, tokoh masyarakat Tibet yang saat ini kembali menimbulkan kontroversi dalam kalangan ahli akademik dunia.

Sementara tokoh Muslim lainnya yang masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia antara lain, Madeeha Hasan Odhaib-satu-satunya Muslimah yang masuk dalam 100 tokoh itu-dianggap telah menjadi pelopor bagi kalangan Muslim di Iraq.

Madeeha Hassan, 37, disebut sebagi 'Bonda Theresa dari Baghdad' kerana wanita ini mengabdikan seluruh tenaganya untuk membantu warga Iraq yang menjadi pelarian. "Sementara Madeeha masuk dalam daftar majalah Time, masih banyak perempuan lainnya sepertinya yang boleh ditemui di Irak, " tulis Ratu Rania dari Yordania sebagai komen terpilihnya Madeeha.

Setelah Madeeha, Muslim yang masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia adalah Mehmet Oz, penulis yang juga seorang doktor bedah. Nama Oz yang keturunan Turki itu, beberapa tahun belakangan ini namanya sangat popular dan media Amerika kerap menempatkannya di kedudukan pertama, dalam deretan doktor paling terkenal.

Setelah Mehmet Oz, ada Muhammad "Mo" Ibrahim pengusaha bidang komunikasi dari Britain keturunan Sudan. Ibrahim, 61, menunjukkan kepeduliannya terkait pemerintahan yang bersih dan akuntabiliti institusi-institusi di negara asalnya. Untuk itu beliau mendirikan Ibrahim Foundation.

Novelis Amerika berdarah Afghanistan, pengarang novel best seller "The Kite Runner", Khalid Hosseini juga menjadi salah seorang Muslim yang masuk dalam 100 tokoh dunia majalah Time, ia berada di ranking ke-66. (ln/iol)

sumber

No comments: